Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Belajar Flutter #01 : Pengenalan Flutter Untuk Pemula

Republik Code - Akhirnya kita akan belajar flutter ya untuk ngoding aplikasi android dan iOS wkwk, dan kalau menggunakan flutter ini juga ajaibnya bisa ngoding sekali.

Kamu bisa membuat aplikasi dengan desain yang sangat ciamik hanya menggunakan flutter. Kalau kamu tanya kenapa harus menggunakan flutter, jadi flutter ini sudah banyak juga di pakai oleh perusahaan besar contohnya seperti Alibaba, Ebay dan lain lain.

Kamu harus mencoba untuk ngoding dengan flutter ini.

Flutter adalah salah satu teknologi milik google untuk membangun aplikasi dengan tampilan yang sangat menarik, kamu juga bisa meng compile secara native kedalam aplikasi mobile, web dan bahkan desktop hanya dengan satu baris kode saja.

Itulah kenapa kamu hanya perlu untuk ngoding sekali doang.

Apa itu Flutter ?

Karena ini hanya pengenalan tentang flutter maka apa tutorial ini hanya akan ada pengertian dan mungkin ada beberapa alasan kenapa kamu harus menggunakan flutter.

Flutter adalah sebuah platform yang digunakan oleh para developer untuk membuat aplikasi semua device hanya dengan satu codingan saja, seperti yang sudah di jelaskan diatas.

Flutter booming pada sekitar tahun 2019an. Jadi pada awalnya flutter di kenal dengan nama sky.

Flutter pertama kali di perkenalkan pada acara Dart Developer Summit pada tahun 2015.

Tepatnya pada tanggal 4 Desember 2018, google resmi merilis flutter dengan versi 1.0 diacara Flutter Live Event. Hal inilah yang menandai rilisnya versi stabil pertama dari flutter.

Flutter ini punya dua komponen penting yaitu SDK (Software Development Kit) dan juga framework user interface

Apa itu SDK ?

SDK adalah sekumpulan tools yang berfungsi untuk membuat aplikasi supaya bisa di kembangkan dan di jalankan di berbagai platform.

Seperti halnya teks editor gitulah.

Apa itu Framework User Interface

Framework UI adalah komponen UI, seperti teks, tombol, navigasi dan lainnya yang bisa kamu gunakan dan kustom sesuai kebutuhan.

Kenapa Harus Menggunakan Flutter

Flutter merupakan platform yang bisa di akses gratis dan open source. Jika kamu menggunakan flutter yang perlu kamu pelajari adalah bahasa pemrogramman Dart.

Beda, jika kamu membandingkannya dengan framework frontend seperti javascript yang punya react dan lain lain.

Sebelum flutter resmi di luncurkan pada desember 2018 lalu, sebenarnya flutter sudah di kembangkan oleh google sejak 2015, dan ramai sampai saat ini. Inilah yang membuat kamu harus belajar flutter.

Faktor meroketnya flutter, tidak lain dan tidak bukan karena kemudahannya, ada banyak aplikasi flutter yang sudah beredar di play store.

Seperti yang sudah saya katakan dari awal bahwa flutter bisa di jalankan di tempat yang berbeda, hal ini bisa menghemat waktu.

Fitur lain flutter yang bisa menjadi pertimbangan kamu harus memilih flutter adalah hot reload. Dengan adanya fitur ini, proses pengembangan aplikasi dapat berjalan lebih cepat dan mudah.

Setelah melakukan perubahan dalam kode program, cukup tekan hot reload maka aplikasi akan di perbaharui dalam kurun waktu kurang dari 1 detik. Efisien.

Hot reload ini bekerja dengan cara menginjeksi kode program yang mengalami perubahan kedalam Dart Virtual Machine.

Selain itu, kenapa flutter perlu kamu coba, karena memiliki ui yang sangat cantik. Hal ini juga bisa mempermudah developer untuk membangun tampilan user interface.

Secara keseluruhan UI pada flutter di bangun menggunakan widget.

Bagaimana Cara Kerja Flutter ?

Cara kerja fari flutter sebenarnya sangat sederhana.

  1. Developer bisa menggunakan aplikasi dengan kode dart dan widget yang telah di sedikan oleh framework flutter itu sendiri.
  2. Jika di android, kode yang di tulis akan di kompilasi dengan mesin C++ menggunakan android NDK atau yang disebut dengan Native Development Kit.
  3. Namun jika di iOS, kode akan di kompilasi dengan mesin LLVM atau yang disebut dengan Low Level Virtual Machine
  4. Untuk yang android nantinya akan di kompilasi lagi dengan Dart Kompiler
  5. Setelah program di sesuaikan dengan masing masing perangkat, aplikasi bisa di jalankan di berbagai platform.

Kekurangan Flutter

Tentu saja semuanya pasti mempunyai kekurangan dan kelebihan, tidak terkecuali flutter. Karena flutter masih terbilang baru juga jadi masih banyak sekali kekurangan.

Library Pihak Ketiga Belum Banyak

Flutter merupakan teknologi baru yang mulai naik daun belakangan ini, karena keberadaan masih baru, komunitas developernya masih berkembang.

Hasilnya resource code juga masih sedikit.

Library ini cukup penting karena bisa dipakai untuk mempermudah pembuatan aplikasi, sayangnya mungkin belum bisa menemukan banyak library untuk mengembangkan aplikasi di flutter.

Size Aplikasi

Kalau kamu menggunakan flutter untuk mengembangkan aplikasi, maka aplikasi yang di hasilkan akan cukup berat tapi memang performanya cukup stabil.

Sebagai perbandingannya, ukuran aplikasi sederhana berupa helo world di aplikasi native tidak sampai 1mb namun dengan menggunakan flutter bisa mencapai 4mb lebih.

Hal tersebut tentu memakan banyak sekali ruang yang dimiliki ole user.

Harus Belajar Bahasa Pemrogramman Baru

Untuk menggunakan flutter, kamu di haruskan untuk mempelajari bahasa pemrogramman baru, yaitu dart.

Bahasa dart ini belum terlalu populer meski mulai banyak di gunakan oleh developer.

Tapi jika kamu menguasai bahasa pemrogramman java, maka kamu tidak akan terlalu kesulitan dalam mempelajari bahasa dart ini dari nol.